Menunda-nunda merupakan kebiasaan yang buruk sekalipun disadari banyak yang tetap melakukannya
![]() |
The Art of Procrastination by Ekaterina Peschanskaya
|
Prokastinasi alias menunda-nunda suatu hal demi kesenangan secara subyektif bukan lagi suatu perihal yang langka didalam perilaku manusia, banyak juga yang mengatakan bahwa kegagalan dapat diawali dari prokastinasi. Dan perilaku ini ternyata paling kontras terlihat didalam belajar dan mengajar.
Diantaranya ialah menunda-nunda mengerjakan skrispi (atau tugas akhir) dan menunda-nunda mengerjakan tugas. Jika lebih di spesifikkan ini lebih terjadi kepada mahasiswa perantauan. Mengapa? Sebab tidak ada yang mengontrol mereka.
Pemicu prokastinasi ialah self control yang lemah
Pemicu internal ini sangat sulit diobati, kecuali komitmen yang dibangun oleh diri sendiri. Apalagi seseorang tersebut tidak mengenal dirinya dengan baik, tanda-tanda seperti:
- Tidak punya aiming akan berkerja dimana dan sebagai apa setelah lulus.
- Lebih cenderung membangun relasi horizontal ketimbang relasi vertikal.
![]() |
The Art of Procrastination by Ekaterina Peschanskaya
|
Sedangkan pemicu eksternal-nya yang sangat umum pada mahasiswa ialah keasyikan mengikuti unit kegiatan mahasiswa (UKM), saking asyiknya sudah demisioner pun masih sok aktif bahkan ikut-ikut mengatur.
Untuk mengatasinya tentu diperlukan self control dan self efficiency yang baik, diantaranya anda harus mempunyai komitmen, deadline dan peta perencanaan yang tertulis dan sering anda lihat. Jangan pernah malu untuk meminta dukungan moral dari orang tua dan ini sangat powerful.


No comments:
Post a Comment